MINAHASA SELATAN, 3 November 2025 — Manengkel Solidaritas bersama sejumlah mitra strategis melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Akhir Tahun 2025 Program Pembangunan Kebun Sumber Benih Kelapa Bido di Kabupaten Minahasa Selatan, Senin (3/11). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya mendukung keberlanjutan produktivitas kelapa di Sulawesi Utara.

Pelaksanaan MONEV melibatkan tim Manengkel Solidaritas sebagai lembaga pelaksana program, PT Cargill Indonesia Amurang sebagai mitra pendukung, tim ahli teknis dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Tanaman Palma Manado, serta unsur Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, yang terdiri dari Bagian Sumber Daya Alam, Bagian Kerja Sama, dan Dinas Pertanian. Turut hadir pula petani pemilik lahan yang menjadi bagian dari implementasi program di lapangan.
Monitoring dilakukan melalui pengukuran dan evaluasi langsung terhadap pertumbuhan tanaman kelapa di enam lokasi kebun sumber benih Bido yang menjadi area program. Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, tim teknis memberikan sejumlah rekomendasi untuk memperkuat capaian program dan memastikan pertumbuhan tanaman sesuai target produktivitas.

“Hasil monitoring menunjukkan bahwa sebagian besar tanaman tumbuh dengan baik, namun diperlukan penanganan intensif terhadap serangan hama serangga yang berpotensi menghambat perkembangan tanaman. Selain itu, penyesuaian dosis pupuk sesuai umur tanaman serta pembersihan rutin kebun menjadi langkah penting untuk mengejar fase tanaman berbuah sesuai dengan jadwal program,” ujar perwakilan tim teknis dari BRMP Tanaman Palma Manado.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh rekomendasi teknis dapat segera ditindaklanjuti oleh petani dan tim lapangan sehingga pohon kelapa Bido dapat berbuah sesuai target program. Selain itu, hasil monev akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi lanjutan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan kebun sumber benih di tahun berikutnya.

Tentang Program Kebun Sumber Benih Kelapa Bido
Program ini merupakan hasil kerja sama antara PT Cargill Indonesia Amurang, dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, dengan dukungan teknis dari Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Tanaman Palma Manado. Sejak dimulai pada tahun 2024, program ini fokus pada pengembangan varietas kelapa unggul, pembinaan petani, dan penerapan praktik pertanian berkelanjutan untuk memperkuat produktivitas dan ketahanan sektor kelapa di Sulawesi Utara.
Editor/Redaktur : Aksararaya